AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Zainul Hasan Genggong

PIP Lt. 1, PZH Genggong, Pajarakan, Gerojokan, Karangbong, Pajarakan, Probolinggo, Jawa Timur 67281


  
   (0335) 842241
 
   www.pzhgenggong.or.id

Profile

Berdirinya Pesantren Zainul Hasan sejak awal pendiriannya dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Genggong yang didirikan oleh KH. Zainul Abidin pada tahun 1839 M / 1250 H. Yang terletak di desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Adapun motifasi pendiri Pesantren tersebut merupakan cita-cita mulia dan luhur yang didasarkan pada tanggung jawab secara keilmuan setelah melihat realitas masyarakat yang masih buta huruf dan masyarakatnya dikenal dengan awam yang sama sekali tidak mengenal ilmu pengetahuan agama secara perilaku kehidupan masyarakat cenderung berperilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama seperti melakukan perbuatan dosa besar kepada Allah SWT, baik perbuatan syirik, zina, perilaku kekerasan sesamanya dengan cara merampas hak milik orang lain dan penganiayaan terhadap sesamanya serta perbuatan judi yang dilakukan oleh masyarakat setiap hari.

Berangkat dari dasar pemikiran yang didasarkan pada realitas perilaku masyarakat tersebut, maka KH. Zainul Abidin, dia keturunan maghrobi dan alumnus pesantren Sidoresmo Surabaya merasa terpanggil jiwanya untuk mengamalkan ilmu yang didapatnya kemudian dijadikan dasar berjuang dengan menebarkan ilmu pengetahuan agama baik berupa pengajian maupun di sampaikan melalui kelembagaan berupa institusi Pondok Pesantren

Info Unggulan

PT. Nalco Water Serahkan Bantuan Teknologi Pengolahan Air Mineral pada Acara Haflatul Imtihan

Genggong- Haflatul Imtihan adalah hajatan akbar tahunan, yang menjadi ciri khas pondok pesantren pada umumnya. Acara ini dirayakan sebegai bentuk rasa syukur atas ilmu yang telah diperoleh santri selama satu tahun, tak terkecuali Pesantren Zainul Hasan Genggong, kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo. Pesantren ini menggelar Haflatul Imtihan yang ke-84, Minggu. (21/5/2016). di halaman pesantren setempat.

Acara dimulai pada pukul 20.00 WIB, pemberian hadiah pada santri-santri prestasi, dan pentas seni islami santri yang disaksikan ribuan jamaah dari berbagai daerah sebagai acara pembuka. Tampak hadir seluruh keluarga besar pesantren, para habaib, pejabat pemerintah, dan kiai Marzuki Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Rasyad, Malang sebagai tamu khusus, yang diundang langsung oleh ketua yayasan, serta tamu istimewa, bpk. I Wayan Sujana, managing Dirctor Ecoleb Indonesia.

Dalam acara ini, PT. Nalco Water memberikan hadiah penghargaan uang tunai, jutaan rupiah pada santri pemenang karya ilmiah, bertema “Konservasi Sumber Daya Air bagi Masyarakat” yang diadakan oleh perusahan tersebut. Tidak hanya memberikan penghargaan pada santri, PT. Nalco Water melalui bpk. I wayan Sujana secara simbolik memberikan alat pengolah air Ecoleb, yang diterima langsung oleh ketua Yayasan, K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH., MM.

Dalam sambutannya, bpk. I Wayan menyampaikan rasa bahagianya karena disambut secara istimewa di pesantren ini, banyak penampilan-penampilan santri di atas pentas yang cukup menghibur hatinya. Beliau membuka ruang untuk santri yang ingin belajar tentang teknologi air. “24 jam saya siap membantu santri belajar teknologi air,” singkatnya.

Menaging Ecoleb Indonesia ini, berharap pesantren dapat merawat dan menjaga bantuan teknologi pengolah air yang telah diberikannya, sehingga dapat dimanfaatkan oleh santri dengan baik. “Semoga bernilai berkah, dan terus dirawat agar tetap berfungsi,” pesannya.

Sementara itu, K.H. Marzuki dalam pidatonya banyak menjelaskan tentang paham aswaja yang telah dianut para ulama pendahulu. Menurut beliau, banyak guru dan dosen mengakses ilmu dari internet lalu diposting dan disebarkan pada pesarta didiknya, tanpa mengetahui profil pengarangnya.

Kiai Marzuki mempertanyakan kredibilitas seorang pengarang, apakan pengarang ilmu-ilmu yang beredar di internet tersebut rajin melaksanakan ibadah, berpaham aswaja, belajar ilmu pada ulama, kebenaran terjemah teks kitab-kitab salaf, bahkan mempertanyakan kejelasan jenis kelaminnya. “Apakah dia penganut Aswaja, atau Wahabi, Yahudi atau Nasrani. Tidak jelas,” tegasnya.

Ulama asal Malang ini menilai bahwa ilmu yang di dapat dari internet sanadnya terputus, karena mereka tidak belajar langsung pada gurunya. Padahal pada umumnya, seorang guru pasti belajar pada gurunya, dan seterusnya sampai bersambung pada Nabi Muhammad, SAW. “Sanadnya mungkothi’ (putus) alias tidak bersambung pada Rasulullah,” tandasnya.

Beliau menambahkan, belajar yang benar adalah belajar dari islam untuk islam, dan pesantren merupakan tempat yang paling tepat sebagai benteng islam dan memperdalam ilmu-ilmu agama. Beliau memberikan contoh K.H. Hasyim Asyari dengan keilmuannya, pucuk pimpinan NU ini bisa ‘ngadili’ semua Yahudi, Salibis dan lain-lain. “Sulit sekali mencari dosen yang hafal ribuan hadits, tapi banyak kiai yang hafal ribuan hadits, maka selayaknya para kiailah yang berhak mendapat gelar profesor,” pungkasnya.

Jenjang Pendidikan

Sistem Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong meliputi 2 sistem :

  1. Sistem Pendidikan Salafiyah (Tradisional)
  2. Tujuan Pendidikan.
  3. Metode Pembelajaran.
  4. Kitab Kuning.
  5. Sistem Pendidikan Kholafiyah / Modern (Madrasah dan Sekolah)
  6. Tujuan Pendidikan Pesantren
  7. Tujuan Pendidikan Formal
  8. Metode Pendidikan, dengan strategi pembelajaran saat ini seperti :
  • Metode Ceramah
  • Metode Diskusi
  • Metode Demonstrasi (peragaan)
  • Metode Tanya Jawab
  • Metode Hafalan
  • Metode Proses Pembelajaran

Pendidikan Formal dan Non Formal

Pendidikan Formal

  1. TK Zainul Hasan
  2. SD Zainul Hasan
  3. MI Kholafiyah Syafi’iyah Zainul Hasan
  4. SMP Zainul Hasan
  5. MTs Zainul Hasan
  6. Pendidikan Diniyah Pertama (PDMP) Zainul Hasan
  7. SMA Zainul Hasan
  8. SMA Unggulan Hafshawaty Zainul Hasan BPPT
  9. MA Zainul Hasan
  10. MA Model (Unggulan) Hafshawaty Zainul Hasan
  11. SMK Zainul Hasan
  12. STIH Zainul Hasan
  13. Institut Ilmu Keislaman(INZAH) Zainul Hasan
  14. AKPER Hafshawaty Zainul Hasan
  15. STIKES Hafshawaty Zainul Hasan
  16. AKBID Hafshawaty Zainul Hasan

Pendidikan Non Formal

  1. Madrasah Raudlatul Qur’an
  2. Madrasah Diniyah
  3. Dirosah Khossoh
  4. Madrasah Salafiyah Tingkat Wustho
  5. Lembaga Keterampilan Komputer
  6. Lembaga Dakwah
  7. Lembaga Bahtsul Masa’il
  8. Lembaga Perpustakaan
  9. Lembaga Pengajian Mingguan
  10. Lembaga Pengajian Khusus Thoriqoh
  11. Lembaga IPSNU Pagar Nusa
  12. Lembaga Pengembangan Bahasa Arab
  13. Development Education English Program
  14. Balai Latihan Kerja
  15. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
  16. Yayasan Panti Asuhan Anak yatim
  17. Kursus Amtsilati
  18. Kursus Menghafal Cepat Asmaul Khusna
  19. Kursus Menghafal Cepat Al-Qur’an
  20. Training English Conversation
  21. Pramuka
  22. PMI
  23. Jurnalistik

Ekstrakurikuler

Jurnalistik
Departemen Olah Raga
Bimibingan Baca Al-Qur'an
Kajian Fiqih
English Day
Silat
PMR
Marawis
Qasidah
Tilawatil Al Qur'an

Fasilitas

Ruang perkuliahan yang dilengkapi dengan LCD Projector dan Audio
Ruang perkuliahan Full AC
Laboratorium Klinik Keperawatan dan Laboratorium Kebidanan
Perpustakaan dengan Katalog Online dan ruangan Full AC
Laboratorium Komputer yang dilengkapi LCD Projector dan Jaringan Internet
Laboratorium Bahasa dengan system Audio Visual
HOTSPOT Area 24 Jam Non-Stop
Gedung milik sendiri dengan lokasi terjangkau
Asrama mahasiswa dengan sarana prasarana yang lengkap
Sarana pendukung lainnya, seperti Kantin, Koperasi dll




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi