AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Ilmu Qur'an
Jl. Raya 107 Singosari 65153, Kab. Malang, Jawa Timur


  KH. M. Basori Alwi Murtadlo
  (0341) 458340, 085736000515
 info@piqsingosari.com
   www.piqsingosari.com

Profile

Pesantren Ilmu Al-Quran (PIQ) yang terletak di Singosari kabupaten Malang, (±10 km utara kota Malang) adalah lembaga pendidikan kepesantrenan semi salaf. Didirikan oleh KHM. Basori Alwi Murtadlo pada tanggal 1 Mei 1978. Sesuai dengan namanya, PIQ mempunyai spesialisasi dan prioritas pengajaran pada Al-Quran. Hal ini erat kaitannya dengan figur KHM. Basori Alwi sebagai seorang intelektual Al-Quran dan notabene pendiri Jam'iyyatul Qurro' wal Huffadz, suatu lembaga yang banyak melahirkan intelektual Al-Quran di Indonesia. Juga tak lepas dari faktor demografi masyarakat Singosari yang rata-rata pesantrennya bernuansakan Al-Quran. Sebagai pesantren yang lebih berkonsentrasi pada bidang Al-Quran, dengan metode pembelajarannya yang disebut dengan 'Metode Jibril', PIQ sering dijadikan objek comparative study dan penelitian oleh kalangan pesantren, universitas, dan lembaga-lembaga kajian lain. Namun dalam perkembangannya, Bahasa Arab juga memperoleh porsi perhatian yang besar, sebagai media pengembangan wawasan berpikir dan alat untuk menganalisa keilmuan Islam klasik & modern.

Program Unggulan :

Metode Pembelajaran Al Qur'an Bil Qolam

Pengasuh : KH. M. Basori Alwi Murtadlo (Kyai Basori Alwi)

Pendiri : KH. M. Basori Alwi Murtadlo (Kyai Basori Alwi)

Info Unggulan

Jenjang Pendidikan

Pendidikan Informal :

1.  MADRASAH DINIYAH

Madrasah Diniyah adalah bagian dari program pendidikan reguler yang fokus pada kajian-kajian non Al-Quran dan Bahasa Arab, seperti Fiqh, Akhlaq, dan lain sebagainya.

 JENJANG PENDIDIKAN

Jenjang pendidikan di madrasah diniyah ditempuh selama 6 (enam) tahun yang dibagi menjadi 2 (dua) tahap:

1.       Tahap Dasar

Ditempuh oleh para santi pada tahun pertama masuk pesantren. Pada tahap ini, santri diberi kajian-kajian dasar keislaman dengan alokasi waktu 2 jam per hari atau 20% dari keseluruhan waktu belajar yang harus ditempuh dalam sehari.

2.       Tahap Lanjutan

Tahap ini ditempuh selama 5 (lima) tahun masa belajar sebagai kelanjutan dari tahap dasar dengan materi kajian yang lebih lengkap dan luas sesuai dengan tingkatan kelasnya. Pada tahap ini, alokasi waktu yang diberikan adalah 3 jam per hari, dengan rincian 2 jam pada malam hari dan 1 jam pada pagi hari (bagi yang sekolah sore) atau 1 jam pada sore hari (bagi yang sekolah pagi), atau 60% dari total waktu yang disediakan dalam satu hari.


Pendidikan Nonformal : 

1. PROGRAM BAHASA ARAB

Program ini mendapatkan perhatian penting sebagaimana Al Quran Karena dimaksudkan sebagai pendukung kemampuan santri di dalam mendalami pelajaran-pelajaran yang notabene 90 % menggunakan bahasa Arab. Maka keberhasilan santri mengikuti program ini sangat mempengaruhi prestasi akademik pada pelajaran yang lain.

 Tahap Pengajaran

Dibagi menjadi 2 tahap:

1.       Tahap dasar

Tahap ini ditempuh pada tahun pertama santri masuk pesantren. Di sini santri mendapatkan alokasi waktu belajar 2 jam/hari atau 40 % dari total waktu belajar regular, dengan harapan santri pada tahap ini telah menguasai kemampuan dasar memahami teks-teks Arab dan mampu menuntaskan materi kitab Madarij Durus Al Arobiyah.

2.       Tahap lanjutan

Merupakan tahap lanjutan dari tahap sebelumnya. Perbedaannya santri hanya memperoleh alokasi waktu 1 jam/hari atau 20 % dari total waktu belajar regular.

Sistem Pengajaran

Sistem pengajarannya menggunakan metode klasikal, di mana santri ditempatkan pada kelas-kelas berdasarkan kemampuan bahasa Arabnya masing-masing dengan jumlah santri maksimal 25 orang perkelas. Selanjutnya pengajian bahasa Arab dilaksanakan dengan menggunakan sistem CBSA, di mana santri dituntut untuk aktif di dalam mengikuti pelajaran bahasa Arab baik yang berbentuk qiro'ah, muhadatsah, insya' dan istima'. Kemudian kelas bahasa Arab secara umum dibagi menjadi 2:

1.       Kelas Madarij: Ditempuh pada tahap pendasaran

2.       Kelas Pasca Madarij: Ditempuh pada tahap pengembangan


2. PROGRAM AL QUR’AN

Sesuai dengan nama dari pesantren ini maka pembelajaran Al-Quran menjadi salah satu materi pokok (selain bahasa Arab) yang memperoleh perhatian lebih dari yang lain.

Tahap PembelajaranPembelajaran Al-Quran

Ada dua tahap pembelajaran Al-Quran di Pesantren Ilmu Al-Quran:

1.       Tingkat Dasar

Ditempuh pada tahun pertama santri masuk pesantren. Pada tahap ini santri ditargetkan mengkhatamkan Al-Quran 30 juz dengan bacaan murottal dan mujawwad dalam satu tahun bagi mereka yang mampu. Alokasi waktu yang diberikan adalah dua jam perhari atau 40 persen dari total waktu belajar reguler santri.

2.       Tingkat Lanjutan

Pada tahap ini alokasi waktu yang diberikan adalah 1 jam/hari atau 20% dari total waktu belajar santri.

Sistem Pengajaran

Pengajaran Al Quran sejak tahap pembekalan dilaksanakan dengan sistem klasikal, di mana santri ditempatkan pada tiap-tiap kelas sesuai dengan kemampuan baca Al Quran dengan batas maksimal dalam satu kelas 25 orang. Selanjutnya pengajaran dilaksanakan melalui beberapa tingkat kelas yaitu:

 Kelas Pemula

Kelas ini ditempuh pada juz 30 dengan mempraktekkan bacaan tahqiq. Guru banyak memberikan contoh bacaan-bacaan Al Quran dengan ritme pelan dan banyak mengulang beberapa huruf atau ayat yang perlu untuk diulang yang kemudian ditirukan oleh santri baik secara bersama ataupun sendiri-sendiri. Dan setelah dipandang baik bacaannya, santri dikenalkan bacaan tartil secara terpimpin.

Kelas Lanjutan

Kelas ini memiliki tiga bagian:

1.       Juz 1 s/d 7. Pada bagian ini guru tetap memakai bacaan tahqiq, namun sekedar untuk melatih pengucapan beberapa huruf atau kata yang dirasakan sulit. Selanjutnya guru mempraktekkan bacaan tartil dan ditirukan oleh santri sebanyak tiga kali pada setiap ayat atau tanda waqof.

2.       Juz 8 s/d 15. Pada bagian ini guru memimpin santri dalam membaca Al Quran dengan tartil, lalu santri menirukannya satu kali. Sebelum bubar, maqro'/pelajaran yang telah disampaikan pada pertemuan itu dibaca ulang secara bersama-sama.

3.       Juz 16 s/d 30. Di sini guru berperan sebagai mushohih yang tugasnya hanya mengoreksi bacaan santri sambil sesekali memberikan tambahan-tambahan materi bacaan yang belum diketahui oleh santri. Sedangkan santri memimpin bacaan secara bergantian. Setelah selesai pelajaran, maqro yang telah diajarkan diulang bersama.

Di semua bagian di atas, sebelum menambah maqro/pelajaran berikutnya, dilaksanakan muroja'ah (membaca ulang secara bersama pelajaran yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya).

 Kelas Muroja'ah

Adalah kelas santri yang dipersiapkan untuk mengikuti ujian Nihaiy (ujian final) dan kelas yang dipersiapkan bagi santri akan mengikuti ujian pengambilan ijazah setelah dinyatakan lulus dalam ujian Nihaiy yang mana masing-masing ditempuh selama satu semester.

 Kelas Tafsir

Kelas ini dipersiapkan bagi santri yang dinyatakan lulus ujian pengambilan ijazah. Di samping mereka mengkaji bacaan Al Quran, mereka juga mengkaji tafsirnya dengan menggunakan kitab panduan. Tafsir Jalalain bagi pemula dan Tafsir Muqoronah bagi yang telah mahir. Di sini santri dituntut aktif karena mereka tidak hanya menerima penjelasan-penjelasan tentang materi tafsir yang dikaji, namun juga dilatih menggubah/mengungkapkan kembali materi tafsir dengan bahasa mereka, baik dengan lisan maupun tulisan.

3. Kegiatan Ramadlan
Merupakan kegiatan khotmil kutub (mengkhatamkan kitab) selama bulan Ramadlan yang diikuti oleh semua santri. Kegiatan ini diasuh oleh masyayikh dan dibantu oleh asatidz dibawah pengawasan Madrasah Diniyah.

 4. Pengajian Umum
Pengajian umum ini diasuh oleh masyayikh di luar jam pelajaran reguler, dan diikuti oleh seluruh santri.

Ekstrakurikuler

Seni baca Al Qur’an, Kajian kitab Kuning, Kaligrafi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading (majalah dinding), training khitobah, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, menjahit, kursusbengkel, silat, dan lain-lain

Fasilitas

Fasilitas Pondok Pesantren : Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamar mandi/wc, klinik kesehatan.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi