AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Al Luqmaniyyah

Gg. Cemani Jl. Babaran No.759P, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta


  Nyai Hj. Siti Chamnah Najib
  +62 274 377838
  
   www.al-luqmaniyyah.id

Profil

Pondok ini mulai dibangun pada tahun 1998 atas prakarsa H. Luqman Jamal Hasibuan, seorang pengusaha kelahiran Sumatera, dan selesai akhir tahun 1999. Kemudian diresmikan pada tanggal 9 Februari 2000 oleh KH. Salimi, seorang tokoh agama asal Mlangi Sleman, dengan nama Pondok Pesantren Salaf Putra Putri Asrama Perguruan Islam (API) “Al-Luqmaniyyah”. Penamaan ini diambil dari nama pendiri, yaitu Bapak H. Luqman.

Selanjutnya, PPLQ (sebutan lain untuk pondok pesantren Al-Luqmaniyyah) diasuh oleh KH. Najib Salimi, putera kedua dari KH. Salimi. Beliau adalah seorang ‘alim didikan KH. Abdurrahman Chudlori, pengasuh API Tegalrejo Magelang. Nama PPLQ dengan menyertakan nama API, yang singkatan dari Asrama Perguruan Islam merupakan adopsi dari pesantren API Tegalrejo itu. Memang diharapkan lulusan API mampu menjadi seorang yang menyebarkan ilmu agama (kata ‘guru’) ke umat muslim dan berdakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

KH. Najib Salimi wafat pada tanggal 02 Dzulqo’dah 1432 H / 30 September 2011. Setelah itu PPLQ diasuh oleh istri beliau yakni Ibu Nyai Hj. Siti Chamnah Najib dengan di bantu oleh sanak keluarga beliau.

Info Unggulan

Jenjang Pendidikan

Dalam segi pendidikan, PPLQ sangat menganjurkan para santrinya untuk mujahadah dan riyadloh sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menerima ilmu yang bermanfaat. Mujahadah dan riyadloh setiap harinya dilaksanakan setelah maghrib dan sebelum subuh dan hukumnya wajib, apabila salah satu santri tidak mengikuti mujahadah dan riyadloh maka akan di ta'zir (hukum). Selain itu, di PPLQ juga diadakan TPA bagi anak-anak di sekitar wilayah pondok setiap malam setelah maghrib.

Setiap setelah Ashar, Isya, dan Subuh santri diharuskan mengikuti kegiatan belajar di madrasah/kelas. Kelas tersebut antara lain I’dady, Jurumiah, Imriti, Alfiah 1, Alfiah 2, dan Tahtim. Jadi minimal santri wajib belajar di PPLQ selama 6 tahun.

Selain belajar di Pesantren, sebagian besar santri juga mengikuti pendidikan formal di luar pesantren, dari mulai tingkat SMA hingga perguruan tinggi. Bahkan tidak sedikit santri yang telah menyelesaikan S1 dan melanjutkan S2-nya di universitas-universitas di Yogyakarta. Mayoritas santri adalah Mahasiswa perguruan tinggi. Hal ini yang menjadi satu ciri pondok pesantren di kota Yogyakarta.

Ekstrakurikuler

Grup Hadrah Ababil (Putra) dan Azkiya (Putri)
Buletin Iqro’ (Putra) dan buletin An-Najwa (Putri)
Qiroah
Diskusi kubro, atau Bahtsul Masail
HABAJUM IT Community (Komunitas IT PP. Al-Luqmaniyyah)
Jam’iyyah Al-Qurra’ wa al- Huffadz (JQH)
ELQI Ziarah Lovers
LQ Football Club (LQ FC)
Language Club
Khitobah

Fasilitas

Fasilitas Pondok Pesantren : Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamar mandi/wc, klinik kesehatan.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi